SALAKAN POST, SALAKAN – Dinas Perikanan Banggai Kepulauan (Bangkep) dan Komite Pengelolaan Perikanan dan Pesisir Lestari (KP3L) melaksanakan evaluasi kinerja tahun 2025 dan rencana aksi tahun 2026, di ruang Rapat Kantor Bupati, Selasa (10/2/2026).
Bupati, Rusli Moidady yang diwakili Asisten Setda II, Halima Hamid mengatakan, potensi perikanan dan kelautan Kabupaten Bangkep merupakan amanah yang harus dikelola dengan bijak agar generasi mendatang bisa merasakan manfaatnya.
“Kabupaten kita punya potensi kelautan besar. Ini amanah yang harus kita kelola dengan bijaksana agar manfaatnya dapat dirasakan lintas generasi,” kata Rusli Moidady.
Bupati dalam momen penting itu meminta KP3L menakar capaian program setahun terakhir secara objektif dan terbuka. Karena hasil evaluasi akan menjadi fondasi kinerja ke depan.
Pada 2026 nanti, target khusus yang diharapkan dalam rencana aksi adalah program realistis, terukur, dan menjawab tantangan nyara di lapangan. Rencana tersebut ditargetkan mampu menjawab berbagai tantangan, mulai dari degradasi lingkungan pesisir, peningkatan kesejahteraan nelayan, penguatan kelembagaan, hingga peningkatan partisipasi masyarakat.
Dia juga mendorong seluruh anggota komite berperan aktif, menyumbangkan gagasan konstruktif, serta membangun komitmen bersama dalam menjalankan tugas secara profesional dan berintegritas.
“Pengelolaan perikanan pesisir tidak bisa dilakukan sendiri-sendiri. Dibutuhkan kerja kolektif agar sumber daya ini tetap lestari dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat Banggai Kepulauan,” ujar Halima
Sementara itu, Kepala Dinas Perikanan, Ferdy Salamat menegaskan komitmennya bersama KP3L dalam pengelolaan perikanan dan kelautan berkelanjutan.
“Hasil evaluasi tahun 2025 akan menjadi dasar kuat kami untuk merumuskan kembali rencana aksi tahun 2026 yang berfokus pada pengelolaan perikanan dan kelautan yang lestari serta peningkatan kesejahteraan nelayan,” paparnya.
Ferdy berharap, implementasi rencana aksi tahun 2026 terus mendapat dukungan dari berbagai pihak, sehingga program yang telah direncanaka dapat berjalan lancar.
Dia juga mengapresiasi keaktifan seluruh anggota KP3L yang hingga kini masih tetap konsisten menjalankan tanggung jawab di komite.
“Apresiasi juga saya sampaikan untuk teman-teman yang tergabung KP3L, termasuk teman NGO, mulai dari Yayasan Blue Alliance dan Burung Indonesia (**/Rif)
Jun








