Truk Bermuatan Kopra 9 Ton Terperosok Setelah Jembatan yang Dilewati di Desa Liang Ambruk

SALAKAN POST, SALAKAN – Sebuah truk bermuatan kopra sebanyak 180 karung terperosok saat melewati jembatan di Desa Liang, Kecamatan Liang Kabupaten Banggai Kepulauan, Senin Sore, (29/9).

Insiden itu terjadi saat jembatan tersebut ambrol lantaran diduga tidak mampu menahan beban truk yang diperkirakan membawa muatan berkapasitas 90 ton.

Bacaan Lainnya

Wiranto, pengemudi truk mengaku bahwa dirinya baru pertama kali melewati jembatan itu. Sehingga, ia tidak mengetahui pasti batas kapasitas muatan yang bisa dibawa saat melewatinya.

“Ini pertama kalinya, saya melewati jembatan ini, jadi saya tidak tahu pasti seberapa berat muatan yang bisa dibawa untuk melewati jembatan itu,” kata Wiranto.

Dia menuturkan, dirinya bersama seorang kernet berangkat dari Desa Selekan sekitar pukul 16.30 WITA dan berencana membawa kopra tersebut ke Salakan.

Naasnya, saat melewati jembatan yang berada di jalan poros Desa Liang, bagian belakang truk yang dikemudikannya tiba-tiba terperosok ke kolong jembatan.

Beruntung, ia bersama kernetnya tidak mengalami cedera serius. Sehingga ia langsung bergegas turun dan mengecek langsung.

“Ternyata, jembatannya yang ambruk. Warga sekitar pun langsung bergegas memberikan bantuan dengan menurunkan muatan kopra agar truk lebih mudah dievakuasi,” tuturnya.

Sesaat setelah insiden, Mobil logistik milik BPBD tiba di lokasi kejadian untuk membantu mengevakuasi truk yang terperosok. Tepat pada pukul 18.00 WITA truk akhirnya berhasil dievakuasi atas bantuan dari warga, angggota TNI-Polri, dan BPBD.

Akibat dari kejadian, mobil truk mengalami kerusakan parah terutama pada bagian poros kopel (propeller shaft).

“Kita sangat berterima kasih kepada seluruh warga, anggoya TNI-Polri, dan BPBD yang telah membantu mengevakuasi truk kami,” tutupnya (VR/RIF)

Pos terkait