SALAKAN POST, SALAKAN – Kegiatan Cek Kesehatan Gratis (CKG) dan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) yang diinisiasi Puskesmas Salakan bersama Mahasiswa Fakultas Kesahatan Masyarakat (FKM) Universitas Tompotika (Untika) Luwuk, Sabtu (27/9) mendapat dukungan dari Ketua Komisi III DPRD Banggai Kepulauan, Nancy Dunda.
Kegiatan bernuansa bakti sosial tersebut digelar di SDN 3 Salakan di Sub Desa Baka, Baka Tua Kecamatan Tinangkung itu, meliputi pemeriksaan kesehatan, pemberian obat cacing, penyuluhan pentingnya kebersihan gigi dan tangan, dan Imunsisasi Anak Sekolah bagi 64 Siswa dari tiga kelas (1,5, dan 6).
Sebagai anggota legislatif dari daerah pemilihan satu, Nancy Dunda mewujudkan rasa kepeduliannya terhadap kesehatan masyarakat Baka Tua melalui kegiatan tersebut, dengan turut mendonasikan berbagai perlengkapan yang dibutuhkan dalam kegiatan itu.
“Itu hal biasa, lagi pula sudah menjadi kewajiban saya untuk peduli, khususnya bagi generasi di Baka Tua. Bagi saya ini menjadi salah satu kesempatan kita untuk mewujudkan kepedulian kita sebagai pemerintah daerah,” kata Nancy Dunda.
Kegiatan ini adalah bentuk upaya promotif dan preventif kepada siswa di Baka Tua yang sulit mendapatkan akses layanan kesehatan dan juga upaya merespon penularan penyakit cacingan yang berpotensi dialami anak-anak di Bakatua.
Aleg DPRD Bangkep Nancy Dunda menilai positif kegiatan dan berharap bisa menjadi salah satu agenda rutin pemerintah daerah, melalui Dinas Kesehatan bersama Puskesmas Salakan.
“ya, kegiatan ini sangat-sangat bagus, kita berharap kegiatan ini bisa ditetapkan menjadi agenda rutin pemerintah daerah melalui dinas kesehatan bersama puskesmas. Sehingga masyarakat Baka Tua, terutama generasinya bisa memperoleh haknya, memperoleh kesehatan yang berkualitas sebagaimana anak-anak di desa lainnya,” ujarnya.
Aleg Partai Demokrat itu juga mengapresiasi semangat mahasiswa FKM dan Puskesmas Salakan yang telah menunjukkan kepedulian terhadap para siswa di Baka Tua. “Semoga kegiatan ini bisa memicu semangat kita agar lebih peduli dengan kesehatan masyarakat di sana,” tutupnya. (VR/Rif)








