Kopdes Merah Putih Harus Mampu Dongkrak Peningkatan Ekonomi Pedesaan di Bangkep

CAPT : Moh Ikbal Laiti, Sekretaris Fraksi Gerindra DPRD Kabupaten Banggai Kepulauan [FOTO : ISTIMEWA]

SALAKAN POST, SALAKAN – Koperasi Desa (Kopdes) “Merah Putih” yang diprogramkan pemerintah pusat untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat desa, khususnya di Banggai Kepulaun terus menuai perhatian banyak pihak di Banggai Kepulauan.

Salah satunya dari Sekretaris Fraksi Gerindra DPRD Kabupaten Banggai Kepulauan, Moh Ikbal Laiti. Menurut dia, kehadiran Koperasi Desa Merah Putih di daerahnya berperan penting untuk menjawab tingginya angka kemiskinan di daerahnya.

Bacaan Lainnya

“Saya kira angka kemiskinan di banggai kepulauan masih cukup tinggi, sehingga kehadiran koperasi desa merah putih harus dapat dimaksimalkan untuk mendongkrak kesejahteraan ekonomi masyarakat desa, sebagaimana diamanatkan dalam instruksi presiden nomor 9 tahun 2025.” Kata Ikbal sapaan, Moh Iqbal Laiti, Rabu (5/11).

Iqbal menekankan, kepengurusan koperasi desa yang telah terbentuk, selain dituntut harus mampu memetakan sumber daya lokal yang menjadi unggulan desa, tapi juga harus menyusun konsep pengelolaan usaha yang benar-benar berpihak pada masyarakat kurang mampu secara ekonomi.

Olehnya, untuk mencapai tujuan itu, pengelolaan Kopdes Merah Putih harus berpegang tegus pada prinsip dasarnya yang mengusung semangat gotong royong, kekeluargaan, partisipasi bersama, serta nilai-nilai Pancasila.

Masyarakat Kabupaten Bangkep yang menggantungkan kehidupan pada sektor perikanan dan pertanian melalui Kopdes merah putih harus mampu menciptakan kemandirian ekonomi tanpa bergantung pada kekautan modal tengkulak.

“Indikator keberhasilan penting dari Kopdes meliputi, peningkatan pendapatan petani dan nelayan, kemudahan akses pembiayaan, hingga kemampuan untuk membangun usaha secara mendiri,” jelasnya.

Jika indikator itu sudah tercapai, tambahnya, secara otomatis angka kemiskinan di daerah akan berkurang, karena sektor-sektor lain pun akan ikut tersentuh.

“Meski begitu, sebagaimana saya sudah sampaikan ke teman-teman media lainnya, bahwa keberhasilan pengelolaan koperasi desa ini akan sangat bergantung pada pengawasan dan pengendalian yang komprehensif,” tutupnya. (Rif)

Pos terkait