Didanai Senilai Rp 4,8 Miliar, Progres Pembangunan Pengaman Pasang Surut Desa Bakalinga Kini Capai 39,83 persen

CAPT : Proyek Pembangunan Pengaman Pasang Surut Desa Bakalinga, Kecamatan Bulagi Utara Dalam Proses Pengerjaan [FOTO : ISTIMEWA

SALAKAN POST, SALAKAN – Pembangunan tanggul Pengaman Pasang Surut Desa Bakaling Kecamatan Bulagi Utara yang dibiayai dengan dana Hibah BNPB sebesar Rp 4.800.796.905 terus digenjot.

Hingga kini, berdasarkan hasil perhitungan lapangan konsultan pengawas perusahaan, Mustain menyebut, capaian progres pembangunan tanggul tersebut telah mencapai 39,83 persen.

Bacaan Lainnya

Mustain mengungkapkan, pihaknya memasang target peningkatan signifikan pada proyek tersebut pada akhir Oktober hingga memasuki awal November 2025.

“Kami menargetkan pada akhir Oktober atau awal November 2025 progres pekerjaan ini dapat terus meningkat,” ujarnya.

Dia mengakui bahwa sejauh ini, pihaknya tidak terkendala dengan ketersedian material berupa pasir, semen, dan batu untuk jangka waktu tertentu sesuai target yang telah ditentukan.

Meski begitu, serupa dengan proyek pembangunan tanggul di titik lainnya di Banggai Kepulauan, Mustain mengaku terkadang pengerjaannya terkendala faktor cuaca, terutama hujan dan pasang air laut.

Meski demikian, pihaknya tetap berkomitmen untuk merampungkan proyek tersebut tepat waktu tanpa mengabaikan kualitas pekerjaan.

“Kami berkomitmen menyelesaikan proyek ini tepat waktu dengan tetap menjaga kualitas pekerjaan. Diharapkan, tanggul pengaman ini mampu menahan gelombang pasang, mengurangi dampak banjir rob, serta meminimalkan kerugian ekonomi dan sosial bagi masyarakat,” tutup Mustain.

Adapun konstruksi tanggul pengaman pasang surut di Desa Bakalinga meliputi:

Tinggi pasangan: (1) Koporan: 0,9 m, (2) Abutmen: 1,5 m, dan (3) Leher hingga kepala: 0,9 m. Sedangkan lebar bawah : (1) Koporan: 2 m, (2) dan Lebar atas: 0,7 m, dengan Total panjang tanggul mencapai lebih dari 780 meter. (**/Rif)

Pos terkait