Kadis Dikbud Bangkep Sebut Festival Trikora Bukan Sekadar Kegiatan Seni Budaya

Oplus_131072

SALAKAN POST, SALAKAN – Pembukaan Festival Trikora Kabupaten Banggai Kepulauan yang berlangsung di Taman Kota Salakan menjadi momentum untuk menanamkan semangat nasionalisme dan nilai perjuangan kepada generasi muda.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Pendidikan dan Kenudayaan (Dikbud), Iksan Nursin saat menyampaikan sambutan di acara tersebut pada Selasa (28/10).

“Pelaksanaan Festival Trikora bukan sekadar kegiatan seni dan budaya, tetapi juga memiliki makna yang sangat penting dalam menanamkan semangat nasionalisme dan nilai perjuangan kepada generasi muda,” jelas Iksan.

Ikhsan Nursin mengajak seluruh masyarakat untuk merenungkan kembali semangat perjuangan para pemuda Indonesia di masa lampau yang menjadi landasan berdirinya bangsa.

“Malam ini, 28 Oktober 2025, tentu tidak lepas dari ingatan kita semua sebagai langkah awal perjuangan para pemuda dalam menegakkan kemerdekaan Republik Indonesia. Semangat untuk bersatu dan berjuang dalam satu organisasi telah melahirkan gerakan-gerakan kebangsaan yang menjadi tonggak kemenangan bangsa,” ujar Ikhsan.

Dia menyebut, monumen Trikora yang berdiri di Salakan merupakan tonggak sejarah perjuangan bangsa Indonesia dalam merebut Irian Barat.Melalui festival itu, ia mengajak semua pihak mengenang kembali Tri Komando Rakyat sebagai simbol tekad dan keberanian bangsa Indonesia dalam mempertahankan kedaulatan.

Selain itu, dia juga menekankan bahwa Festival Trikora menjadi wadah untuk merefleksikan sejarah sekaligus membuka ruang ekspresi dan kreativitas bagi masyarakat, terutama generasi muda, dalam menampilkan karya budaya yang sarat nilai edukatif.

“Kegiatan ini menjadi ruang nyata kolaborasi antara dunia pendidikan dan kebudayaan bangsa. Melalui karya seni dan budaya, kita belajar memahami makna perjuangan dan kebersamaan dalam konteks kekinian,” ungkapnya.

Di penghujung sambutannya, Iksan menyatakan komitmen pihaknya untuk mendukung kegiatan yang memperkuat karakter dan identitas budaya daerah serta memperluas ruang partisipasi masyarakat.

“Kami dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan senantiasa berkomitmen untuk mendorong kegiatan yang memperkuat karakter dan identitas budaya, serta memperluas ruang partisipasi masyarakat dalam menanamkan nilai-nilai luhur bangsa.Melalui festival seperti ini, kita membuktikan bahwa pendidikan tidak hanya membangun kecerdasan intelektual, tetapi juga membentuk kepribadian yang berakar pada budaya dan semangat kebangsaan,” tutup Ikhsan Nursin. (**/Rif)

Pos terkait