SALAKAN POST, SALAKAN – Pembangunan Tanggul Pengaman Pantai dari abrasi dan Pasang Surut di Desa Tombos, Kecamatan Peling Tengah dipastikan telah berjalan sesuai perencanaan.
Keyakinan itu datang dari Pejabat Pelaksana Teknis (PPTK) pekerjaan tersebut, yakni Sixsanto A. Esa. Ia menyebut, hingga akhir periode September, pekerjaan itu telah mencapai 27,25 persen.
”Untuk progress, pembangunan tanggul desa Tombos sekarang sudah mencapai 27,25 persen,” Sebut Siksanto kepada media ini, Sabtu (25/10).
Tanggul yang akan dibangun sepanjang 747,60 meter itu, sebut Siksanto, akan terus berada dalam pantauan pihaknya demi memastikan proses pengerjaannya sesuai perencanaan.
Dengan begitu seluruh proses pengerjaannya dapat dipastikan sudah berdasarkan perencanaan serta hasil konsultasi rekanan dengan pihaknya serta Pengawas lapangan.
“Misalnya, dalam proses pengerjaan, pihak rekanan menemukan masalah geografis yang tak terduga sebelumnya, maka mereka wajib berkonsultasi ke kami untuk menemukan solusi terbaik demi menjamin kualitas dan kuantitas pekerjaan,” terangnya.
Metode itu yang dilakukan pihak CV Banggai Cemerlang dalam pembangunan tanggul di Desa Tombos. Demikian pula dengan ke enam pihak rekanan lainnya dalam proses pembangunan tanggul ini.
Lebih detil ia menyebutkan beberapa tipe konstruksi dalam pembanguna Tanggul Desa Tombos selain meter, yakni Tipe 1 Panjang (260 meter), lebar (1,70 meter), tinggi (3,15 meter), Tipe 2: (panjang 58 meter), lebar (1,50 meter), tinggi (2,03 meter). Tipe 3: panjang (436 meter), lebar (2,20 meter), tinggi (3,35 meter).
Proyek dengan waktu pelaksanaan selama 150 hari Kalender (sejak 31 Juli hingga 27 Desember) itu melibatkan 2 kepala tukang, 16 tukang, dan 40 pekerja pembantu.
Berdasar pada laporan yang diterimanya, pihak rekanan akan berupaya mengoptimalkan progress pencapaian sekira 40 hingga 50 persen pada awal November 2025.
“Karena hampir seluruh permasalahan yang mereka dapat di lapangan sudah mendapatkan solusi,” tutupnya. (Rif)








