SALAKAN POST, SALAKAN – Tingginya angka belanja pegawai di Kabupaten Banggai Kepulauan tahun 2025 turut menjadi perhatian Ketua DPRD Kabupaten Banggai Kepulauan, Arkam Supu.
Perhatian itu diungkapkan Arkam Supu dengan meminta Bupati untuk memberhentikan perekrutan CPNS untuk sementara waktu.
“Di rapat paripurna beberapa waktu lalu, saya sudah meminta langsung kepada Bupati agar penerimaan CPNS diberhentikan dulu untuk sementara, mengingat angka belanja pegawai telah melampui batas presentasi sebagaimana disyaratkan Undang-undang HKPD,” kata Arkam Supu, Rabu (3/10).
Menurutnya, kebijakan pemerintah daerah yang sebelumnya membuka lowongan perekrutan CPNS membuat angka belanja pegawai terus mengalami kenaikan hingga seperti saat ini, melebihi 30 persen.
Sementara upaya pemerintah daerah dalam beberapa tahun terakhir untuk mendongkrak pendapatan daerah hingga kini belum memberikan hasil yang signifikan. Akibatnya, hampir 50 persen APBD harus dialokasikan untuk memenuhi angka belanja pegawai.
Meski begitu, menurutnya, tidak perlu ada pihak yang disalahkan atas hal itu. Tugas besar pemerintah daerah saat ini yakni terus berupaya untuk mendorong peningkatan PAD.
“Jawabannya hanya satu, pemerintah daerah dengan kewajiban dan tanggung jawabnya meningkatkan pendapatan asli daerah agar ruang fiskal daerah kita bisa lebih luwes mengakomodir belanja daerah, termasuk belanja pegawai,” terangnya. (Rif)








