SALAKAN POST, SALAKAN – Kebijakan efisiensi anggaran pemerintah pusat berdampak serius terhadap kemampuan ruang fiskal daerah Kabupaten Banggai Kepulauan.
Hal itu menuai perhatian serius dari berbagai kalangan, terutama kalangan politisi yang ada di DPRD, salah satunya Harianto L. Sadardi.
Aleg Partai Kebangkita Bangsa (PKB) itu menyoroti pengalokasian APBD di tengah rendahnya fiskal daerah akibat efisiensi anggaran.
Menurutnya, justru di tengah kebijakan efisiensi, pemerintah daerah harus lebih fokus pada program prioritas yang berdampak langsung pada pelayanan dasar dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Misalnya bidang kesehatan, minimal pengadaan obat-obatan atau alat kesehatan, sekolah pun demikian, rehabilitasi ruang kelas dan sebagainya,” jelasnya.
Anehnya, lanjut dia, di tengah efisiensi anggaran, alokasi APBD sebagian justru dimanfaatkan untuk membangun parkiran atau rehabilitasi pagar dan sebagainya.
Olehnya, Harianto menegaskan agar perumusan kebijakan pemerintah daerah di tengah efisiensi anggaran lebih difokuskan pada program-program yang berdampak langsung pada pelayanan dasar masyarakat.
“Saya cuma menegaskan agar perumusan kebijakan tahun 2026 di tengah efisiensi anggaran lebih diarahkan pada program yang berdampak langsung pada pelayanan masyarakat,” tandasnya. (Rif)








