Perumusan Program Harus Berdasarkan Analisa Kebutuhan Masyarakat dengan Dukungan Data Presisi

CAPT : Moh Iqbal Laiti, Sekretaris Fraksi Gerakan Nurani Rakyat DPRD Kabupaten Banggai Kepulauan [FOTO : ISTIMEWA]

SALAKAN POST, SALAKAN – Kebijakan efisiensi anggaran yang mempengaruhi ruang fiskal daerah, membuat pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan harus berfikir ekstra memilah program yang harus diprioritaskan.

Sekretaris Fraksi Gerakan Nurani Rakat DPRD Banggai Kepulauan, Moh Iqbal Laiti merespons hal itu dengan mengajukan sejumlah catatan yang dinilai bisa menjadi solusi untuk mengefisiensi pengelolaan keuangan daerah.

Bacaan Lainnya

Menurut Ikbal, sapaan Moh Iqbal Laiti, perumusan program pemerintah daerah sudah semestinya didasarkan pada analisis kebutuhan masyarakat yang didukung dengan data yang presisi.

“Salah satu solusi penting agar pengelolaan keuangan daerah lebih efisien adalah dengan merumuskan program berdasarkan hasil analisis kebutuhan masyarakat yang didukung dengan data yang presisi,” kata Iqbal, Sabtu (8/11).

Analisa kebutuhan masyarakat yang disertai data presisi dalam perumusan program pemerintah akan mengurangi kesalahan dalam menentukan arah kebijakan.  

Sebaliknya, Perumusan program yang tidak didasarkan pada Analisa data kebutuhan masyarakat hanya akan menghasilkan program tidak tepat sasaran hingga tidak berdampak langsung pada masyarakat.  

“Dari sekian banyak program yang diusulkan, Eksekutif melalui Bappeda semestinya merumuskan program prioritas dengan melakukan menganalisis kebutuhan masyarakat berdasarkan data, tentunya tetap mengacu pada RPJMD dan sinkronisasi kebijakan pemerintah pusat dan daerah,” jelasnya.

Ikbal berharap usulan yang telah disampaikan fraksinya dalam paripurna Rancangan KUA PPAS Perubahan beberapa waktu lalu itu dapat menjadi pertimbangan pada perencanaan 2026. (Rif)

Pos terkait