SALAKAN POST, SALAKAN – Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol-PP) Kabupaten Banggai Kepulauan menggelar acara syukuran kelulusan sejumlah anggotanya dalam perekrutan PPPK 2025, sekaligus rehabilitasi kantor pada Selasa (30/9).
Pj Sekretaris Daerah, Suripto Nurdin negawali sambutannya mengapresiasi kinerja Kasat Pol-PP, Harry Nursin di tengah keterbatasan anggaran daerah akibat efisiensi.
“Ini bukan memuji, tapi memang pak kasat ini layak diapresiasi, karena walau pun dengan keterbatasan anggaran, beliau mampu berinovasi melaksanakan berbagai kegiatan,” kata Suripto Nurdin.
Salah satu kinerja Kasat yang dianggapnya berhasil adalah rehabilitasi Kantor Satpol PP. Menurutnya, perubahan kantor juga ikut mengubah pelayanan di Satpol PP ke arah yang lebih inovatif.
Selain itu, rehabilitasi kantor itu pula dinilainya akan mempengaruhi semangat kerja seluruh pengawai atau Pol-PP.
Lewat kesempatan yang sama, Suripto juga memberikan motivasi kepada seluruh anggota Satpol Pol-PP baik yang telah berstatus PPPK Penuh Waktu mau pun Paruh Waktu.
Dia menyebut, saat ini tercatat masih sekitar 1.310 termasuk Sat Pol PP yang berstatus Paruh Waktu. Berdasarkan instruksi Mendagri, semua Paruh waktu akan dioptimalkan untuk menjadi PPPK Penuh Waktu. Sehingga, ia berharap untuk tetap bersabar mengabdi.
Meski begitu, pembukaan formasi PPPK di Bangkep akan sangat bergantung pada ketersediaan anggaran daerah.
“Sisa formasi PPPK paruh waktu masih berjumlah 1.310 orang, termasuk personel Satpol PP Sesuai arahan dari pemerintah pusat, formasi ini harus diselesaikan atau dioptimalkan. Namun, pelaksanaannya tetap bergantung pada ketersediaan anggaran di masing-masing daerah,” jelasnya.
Sejumlah pejabat turut hadir dalam prosesi syukuran itu, antara lain Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Suripto Nurdin, Kepala Dinas PMD Muhamad Aris Susanto,Kepala Satpol PP, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Ir. Asrin, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Banggai kepulauan, Kepala Dinas Perijinan, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo), kepala dinas ketahanan pangan serta para Kepala Bidang. (Rif)








