DPRD Bangkep Apresiasi Kunjungan Mahasiswa ITB Bicarakan Soal Transmigran di Desa Kindadal

CAPT : Ketua DPRD Banggai Kepulauan, Arkam Supu, S.Th.I.,M.Si didampingi Wakil Ketua I, Rusdin Sinaling Menyambut Langsung Kunjungan Mahasiswa ITB di Ruang Kerjanya, Rabu (10/9). [FOTO : ISTIMEWA]

SALAKAN POST, SALAKAN – Kantor DPRD Kabupaten Banggai Kepulauan mendapat kunjungan sejumlah mahasiswa Institus Teknologi Bandung (ITB), Rabu (10/9).

Kunjungan mahasiswa dari Kampus Ganesha yang melakukan penelitian di Desa Kindandal itu diterima langsung oleh Ketua DPRD (Arkam Supu), di ruang kerjanya bersama Wakil Ketua I (Rusdin Sinaling).

Bacaan Lainnya

Kunjungan Mahasiswa ITB itu dilakukan untuk membicarakan kondisi kehidupan dan perhatian pemerintah daerah terhadap transmigran di Desa Kindandal Kecamatan Liang.

Arkam Supu mengaku sangat mengapresiasi minat mahasiswa ITB yang memilih Desa Kindandal sebagai lokasi observasi dan penelitian dengan objek transmigran.

“Kita juga akan menerima laporan dan masukan yang disampaikan para mahasiswa berdasarkan hasil observasi dan penelitian terhadap transmigrasi di Desa Kindandal,” kata Arkam.

Rusdin Sinaling dalam kesempatan itu juga turut memaparkan kondisi yang dialami transmigran Desa Kindandal yang berbeda dengan transmigran di daeah lain berdasarkan kluster kondisi masyarakat serta kondisi geografisnya.

“Saya berharap teman teman mahasiswa dari ITB dapat memberikan solusi kepada kami DPRD serta Pemerintah Bangkep hal hal apa saja yang dapat membuat masyarakat kembali serta bertahan di daerah Transmigrasi ini,” kata Rusdin.

Rusdin juga mengusulkan kepada Ketua DPRD untuk mengalokasikan bantuan anggaran untuk mendorong pengembangan perekonomian masyarakat setempat berdasarkan hasil kajian serta penelitian yang dilakukan mahasiswa ITB.

Aleg dari Dapil I tersebut mengakui minimnya perhatian dan dukungan pemerintah daerah, terutama di daerah transmigrasi berakibat pada rendahnya kualitas Lingkungan dan kehidupan mereka.

Dalam paparannya, Mahasiswa ITB menyampaikan sejumlah usulan yang perlu dilakukan pemerintah daerah untuk menjawab beragam permasalahan yang dihadapi masyarakat yang tinggal di lokasi transmigrasi, mulai dari pembangunan embung, renovasi rumah, hingga pengembangan pertanian.  

“Kami sangat berharap dengan adanya pemukiman Transmigrasi ini dapat membantu menjadikan pusat pertumbuhan perekonomian yang maju dan bukan hanya bertujuan untuk memindahkan masyarakatnya saja,” kata Doni, ketua rombongan mahasiswa.

Dan program ini, sebut dia, merupakan peninjauan awal yang selanjutnya akan menjadi bahan rekomendasi untuk program selanjutnya.

Merespons itu, Ketua DPRD Bangkep Arkam Supu mengatakan bahwa ini adalah rencana awal untuk membaca karakter alam serta memantau potensi keberhasilan dan kegagalan pengambilan kebijakan teknis bersama pemerintah daerah.

“Sehingga kita bisa memikirkan bagaimana kita mau mendatangkan dan meramaikan lokasi Transmigrasi ini kalau fasilitasnya belum lengkap,” ucap Arkam. (**/Rif)

Pos terkait