Kurang Yakini Alasan Pemadaman Listrik, Ketua DPRD Bangkep Minta Sekda Panggil Kepala PLN

CAPT : Ketua DPRD Kabupaten Banggai Kepulauan, Arkam Supu [FOTO : RIFAN/SALAKAN POST]

SALAKAN POST, SALAKAN – Insiden penghentian pasokan listrik yang terus terjadi di hampir semua wilayah di Kabupaten Banggai Kepulauan menimbulkan respons negatif tidak hanya dari kalangan masyarakat, melainkan para pejabat daerah.

Kali ini respons tegas atas insiden tersebut datang dari DPRD, terutama Ketua, yakni Arkam Supu yang merasa kurang puas dengan alasan klasik PLN mengenai gangguan jaringan.

Bacaan Lainnya

Respons tegas Ketua DPRD tersulut usai anggota DPRD dari Dapil 4, Hurcarlos menyampaikan keluhan masyarakat di wilayahnya mengenai penghentian pasokan listrik yang terjadi 3 hingga 4 kali sehari.

“Kalau hanya isu daun kelapa dan sebagainya, jadi itu di tinangkung selatan, kalau saya sudah lewat pasti dorang (warga) bilang, pasti ada pohon tumbang padahal tidak ada,” tutur Arkam Supu, dalam Rapat Paripurna pembahasan perubahan KUA dan PPAS, Senin (1/9).

Arkam menyebut, laporan dari PLN tentang Bangkep yang memiliki surplus daya listrik, sebagaiamana disampaikan Pj Sekretaris Daerah, Suripto Nurdin, sama surplusnya penghentian pasokan listrik di beberapa dapil 2 dab 4.

Bahkan, penghentian pasokan listrik yang terjadi hampir setiap hari belakangan ini, juga terjadi di wilayah Kota Salakan dan sekitarnya. Hal itu tentu sangat mengganggu aktifitas pelayanan publik di perkantoran.

Karena itu, Arkam meminta dengan tegas agar pemerintah daerah memanggil kepala sub ranting PLN Salakan untuk memperjelas kembali faktor penyebab terjadinya penghentian pasokan hampir setiap hari.

“Pak Sekda, ini sesegera mungkin dilakukan pemanggilan PLN, jangan sampai ini berbeda, apa yang disampaikan pak gubernur dan timnya berbeda di lapangan,” ujaranya. (Rif)

Pos terkait