Buka Festival Bupati Bangkep Rusli Moidady : Tradisi adalah Akar Kebersamaan Adalah Pohon Rindang

CAPT : Rusli Moidady, ST.,MT.,AIFO, Bupati Banggai Kepulauan Membuka Langsung Festival Trikora yang Berlangsung di Taman Kota Salakan, Selasa (28/10). [FOTO : ISTIMEWA]

SALAKAN POST, SALAKAN – Bupati Kabupaten Banggai Kepulauan, Rusli Moidady membuka langsung Festival Trikora yang berlangsung di Taman Kota Salakan pada Selasa (28/10).

Dalam sambutannya, Rusli menganalogikan tema “Merawat Tradisi Menjaga Kebersamaan” yang diangkat dalam festival itu.

Bacaan Lainnya

“Tradisi adalah akar yang meneguhkan identitas kita, sementara kebersamaan adalah pohon rindang yang menaungi setiap perbedaan. Dalam keberagaman suku, agama, dan budaya, kita menemukan kekuatan untuk saling menghargai, bekerja sama, dan melangkah bersama menuju masa depan yang lebih baik,” tutur Rusli Moidady.

Dia menjelaskan, Festival Trikora bukan sekadar perayaan, melainkan wujud nyata kecintaan terhadap warisan budaya, sejarah, dan jati diri bangsa. Melalui kegiatan ini, masyarakat diajak untuk terus merawat tradisi yang diwariskan oleh para leluhur serta memperkuat rasa kebersamaan sebagai fondasi utama dalam membangun daerah yang maju, damai, dan sejahtera.

Festival Trikora, sebutnya, pun tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga ruang pembelajaran, pelestarian nilai-nilai budaya, dan penguatan karakter masyarakat, terutama bagi generasi muda agar tetap mencintai dan bangga terhadap kearifan lokal.

“Melalui festival ini, marilah kita jadikan semangat Trikora sebagai pengingat akan perjuangan dan pengorbanan para pahlawan yang telah membela keutuhan bangsa. Tugas kita hari ini adalah melanjutkan perjuangan itu melalui karya, persatuan, dan semangat gotong royong,” pungkas Bupati.

Acara pembukaan kemudian dilanjutkan dengan berbagai penampilan seni budaya daerah, parade peserta, dan kegiatan hiburan yang melibatkan masyarakat dari berbagai kecamatan di Kabupaten Banggai Kepulauan.

Festival Trikora 2025 ini diharapkan menjadi momentum penting dalam memperkuat identitas daerah, mempererat kebersamaan, dan memajukan sektor kebudayaan serta pariwisata Banggai Kepulauan. (**/Rif)

Pos terkait