SALAKAN POST, SALAKAN – Bagi seorang bocah, membawa nama daerah hingga di kancah nasional, rasanya bukan hal mudah.
Terlebih Lingkungan tempatnya tumbuh belum cukup mendukung pengembangan mental anak pada umumnya.
Tapi bagi Rofelchrist Yezriil Nayoan, itu semua bukanlah aral yang bisa membendung langkahnya untuk mengajar mimpi.
Dan benar saja, bocah perempuan yang masih duduk di bangku kelas 6 SDN 1 Salakan itu berhasil membuktikannya di bidang sastra, khusus mendongeng.
Lahir dari Rahim seorang guru bernama Fhel Yaslin Tangkou, anak yang akrab disapa Yezriil itu dibekali kemampuan kognitif yang didorong semangat belajar yang tinggi.
Kemampuan Yezriil itu kemudian menjadi lebih matang setelah diasuh oleh para gurunya serta seseorang yang disebutnya “Mom Ros” di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah.
Dari sanalah Yezriil kemudian mampu menembus kancah nasional membawa nama Bangkep setelah melewati ketatnya kompetisi di tingkat provinsi Sulawesi Tengah.
Sayangnya, nilai yang diperoleh Yezriil dalam penampilan perdananya di level nasional itu belum mampu mengantarkannya naik podium.
Meski gagal menyabet trofi dari kompetisi nasional, namun bocah kelahiran Kota Palu tersebut mengaku cukup bangga membawa nama daerah di usianya yang masih sangat muda.
Bahkan video pertunjukkannya dalam mengikuti lomba tingkat nasional yang diunggah di sejumlah media sosial telah ditonton hingga ratusan ribu kali.
Pada Selasa (14/10) Yezriil yang bermimpi menjadi konten creator handal itu kembali mendapat panggung untuk unjuk keterampilan dalam acara pengukuhan Ibunda Guru Sekaligus Pelantikan Pengurus PGRI Bangkep di auditorium Bappeda.
Mengenakan seragam sekolah, mahkota bergambar Burung, hingga sayap buatan, Yezriil sukses memukau Bupati dan seluruh audiens tanpa sedikit pun terlihat canggung, layaknya seorang aktor monolog berpengalaman yang menguasai seluruh sisi panggung.
Yezriil mengaku akan terus mengasah keterampilannya hingga dirinya meraih kesuksesan. Ia hanya berharap dirinya senantiasa mendapat kesehatan dan semangat agar kedepan bisa kembali membanggakan daerah. (Rif)








