Petugas PDAM Bulagi Terindikasi Salahgunakan Wewenang, Samsul Bahri : Kami akan Tindak Tegas Tanpa Kompromi!

CAPT : Direktur PERUMDAM Paisu Molino Salakan, Kabupaten Banggai Kepulauan, Samsul Bahri. [FOTO SALAKAN POST]

SALAKAN POST, SALAKAN – Kisruh soal penyegelan meteran air bersih oleh Oknum pegawai PDAM Bulagi di Desa Seasa, disahuti Direktur Perusahaan Air Minum (PERUMDAM) Paisu Molino Salakan, Samsul Bahri.

Samsul Bahri menuturkan, pada Senin (13/10), pihaknya langsung menurunkan tim untuk melakukan audit internal menyusul adanya laporan masyarakat terkait hal itu.

 “Karena ada pengaduan dari pelanggan di Bulagi, sehingga hari senin saya sudah tugaskan enam orang tim audit internal terkait masalah itu,” tutur Samsul Bahri kepada media ini, Sabtu (18/10).

Berdasar hasil audit tim, PAM Molino Salakan menemukan adanya oknum pegawai yang terindikasi menyalahgunakan wewenang.

Lebih detil Samsul menjelaskan, alasan pihaknya melakukan penyegelan meteran, karena pelanggan terkait, secara sistem keuangan terlapor belum melakukan pembayaran.

Setelah audit dilakukan, Tim menemukan fakta bahwa pelanggan telah melakukan pembayaran kepada petugas. Namun petugaslah yang tidak melakukan penyetoran ke PERUMDAM atau PDAM Pusat.

Hal itulah yang kemudian memicu terjadinya cek-cok antara pelanggan dan petugas PDAM Bulagi, hingga mengemuka di sejumlah grup-grup whatsapp.

Olehnya, setelah Tim Audit Internal menyusun laporan dan dugaan kasus tersebut terbukti, maka pihaknya akan mengambil langkah tegas tanpa kompromi.

“Untuk itu, setelah tim audit internal membuat laporan terkait dugaan tersebut dan terbukti, kami akan ambil langkah tegas tanpa kompromi,” tandasnya. (Rif)

Pos terkait