Momen HUT Korpri ke 54, Bupati Bangkep Hadiahkan Satya Lencana ke Sejumlah ASN

SALAKAN POST, SALAKAN – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Korpri ke 54 tahun 2025, di Banggai Kepulauan menjadi momentum spesial bagi sejumlah ASN di Banggai Kepulauan.

Pasalnya, pada peringatan tersebut, sejumlah ASN diberikan penghargaan satya lencana usai pelaksanaan upacara yang digelar di halaman Kantor Bupati, Senin (1/13).

Bacaan Lainnya

Bupati, Rusli Moidady menyerahkan langsung penghargaan tersebut kepada sejumlah pegawai yang telah mendedikasikan diri di pemerintahan daerah selama lebih dari 10 hingga 30 tahun.

Dr. Zudan Arif Fakrulloh, Ketua Dewan Pengurus Korpri Nasional lewat sambutannya yang dibacakan Rusli Moidady menyampaikan rasa syukur dan terima kasihnya kepada seluruh ASN yang telah menjalankan tugas selama lebih dari setengah abad.

“Saya menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya atas dharma bakti, dedikasi, dan loyalitas yang telah saudara tunjukkan selama lebih dari setengah abad dalam menjalankan tugas negara,” kata Dr. Zudan Alif.

Menurutnya, ASN yang memperoleh Satya lencana telah bekerja keras untuk melayani dengan sepenuh jiwa, profesional dan bekerja untuk kemaslahatan masyarakat, kejayaan Bangsa, serta kemajuan Negara.

Tema HUT Korpri tahun ini “Bersatu, Berdaulat, Bersama Korpri Mewujudkan Indonesia Maju”.

Tema itu, menurutnya, mencerminkan tekad ASN untuk tetap menjaga persatuan, solid, berintegritas, dan mandiri dalam pengabdian.

Hal itu menjadi kekuatan moral dan profesional, menjadikan korpri sebagai kekuatan pemersatu dan penggerak birokrasi demi terwujudnya indonesia yang maju, adil, berdaya saing, dan berkeadilan, dengan semangat memperkuat solidaritas dan persatuan di antara anggota korpri.

Lebih jauh ia menerangkan, pengabdian serta perjuangan korpri memiliki arti sangat mendalam. dalam setiap langkah dan karya, korpri senantiasa hadir sebagai abdi negara yang bekerja dengan tulus, melayani masyarakat dengan sepenuh hati, dan menjaga keutuhan serta keberlangsungan pelayanan publik di seluruh penjuru tanah air.

“Oleh karena itu, kesejahteraan para anggota korpri harus menjadi perhatian utama. pola karier dan pengembangan profesionalisme hendaknya terbebas dari campur tangan politik maupun kepentingan-kepentingan lain yang dapat mengganggu netralitas,” bebernya.

Ia juga menekankan, kemandirian dan netralitas korpri harus senantiasa dijaga, karena kedua hal inilah yang menjadi dasar kekuatan organisasi ini dalam mendukung penyelenggaraan pemerintahan yang bersih, efektif, dan berwibawa.

Ia juga menegaskan bahwa korpri merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari pemerintahan, yang harus terus diperkuat sebagai penggerak profesionalisme dan integritas aparatur negara.

Peran penting Korpri yairu memastikan ASN menjalankan tugas sebagai desainer kebijakan, pelaksana kebijakan publik, pelayan masyarakat, serta perekat dan pemersatu bangsa

Karena itu Korpri, kata dia, tidak boleh dilupakan, saat ini anggota korpri adalah penggerak utama birokrasi untuk mengimplementasikan rp 3.600 triliun apbn dan Rp 1.300 triliun APBD agar bisa efektif dan efisien.

Ia meminta seluruh anggota korpri yang menjalankan apbn dan apbd ini benar-benar focus untuk mewujudkan asta cita Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia.

Dia pun mengajak seluruh anggota Korpri dimanapun berada untuk mengambil sikap korpri siaga untuk menjadikan momentum hari peringatan ke-54 tahun korpri sebagai bentuk apel kesiapsiagaan korpri untuk menutup tahun 2025 dan mengawali tahun 2026.

“Saya mengajak seluruh anggota korpri yang berjumlah 5,5 juta untuk terus siap siaga melaksanakan delapan tekad kesiapsiagaan korpri dengan penuh kekompakan dan soliditas

Pertama, Perkuat persatuan dan soliditas korps. Kedua, Tegakkan netralitas dan integritas, Ketiga, tingkatkan profesionalisme dan kompetensi. Keempat, Tanamkan nilai-nilai kejujuran, disiplin, dan tanggung jawab. Kelima, siaga bencana. Keenam, peningkatan pendapatan negara dan daerah harus menjadi fokus dari seluruh ASN.

Ketujuh, mengawal Reformasi Birokrasi agar berdampak langsung pada penurunan kemiskinan, pertumbuhan ekonomi 8%, dan peningkatan kesejahteraan ASN dan pensiunan ASN. Dan kedelapan, menjaga nama baik KORPRI dan ASN sebagai kekuatan moral birokrasi menuju Indonesia Maju dan Berkeadilan. (**/Rif)

Pos terkait