SALAKAN POST, SALAKAN – Komitmen Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan (Bangkep) di bawah kepemipinan Rusli Moidady untuk memperjuangkan pemenuhan air bersih bagi tiga Kecamatan Bulagi Bersaudara, akhirnya terjawab.
Jawaban atas kesulitan air bersih yang melanda sejumlah desa di Kecamatan Bulagi, selama bertahun-tahun memperoleh jawaban dari Kementerian PU menjalang akhir September 2026 lalu.
Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan bersama Balai Penataan Bangunan, Prasarana, dan Kawasan (BPBPK) di Balai Desa Pandaluk bersepakat menandatangani Memorandum of Understanding (MOU) atau Nota kesepahaman untuk pembangunan jaringan air bersih di wilayah tersebut.
Dalam Nota kesepahaman itu tertuang bahwa anggaran yang akan dialokasikan untuk pembangunan jaringan air bersih senilai Rp 97,7 miliar.
Penandatanganan nota kesepahaman itu dilakukan setelah Bupati, Rusli Moidady menggelar audiensi bersema Direktur Air Minum Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian PU, Sugeng Paryanto pada awal September lalu.
Satu poin terkait yang turut dibahas dalam audiensi itu, yakni usulan serta tindaklanjut SPAM di Kabupaten Banggai Kepulauan, khususnya di wilayah Bulagi, Bulagi Utara, dan Bulagi Selatan dan Lumbi-lumbia.
Dengan anggaran sebesar itu, kesulitan air bersih yang dihdapai masyarakat tiga wilayah itu dapat segera teratasi. (Rif)








