SALAKAN POST, SALAKAN – Keterbatasan anggaran akibat efisiensi menjadi alasan Pemerintah Sulawesi Tengah belum menganggarkan perbaikan sejumlah ruas jalan provinsi yang ada di daerah, termasuk Ruas Jalan Salakan – Sambiut Kabupaten Banggai Kepulauan.
Pernyataan disampaikan langsung Gubernur, Anwar Hafid saat ditemui awak media ini usai menutup perhelatan Turnamen Sepak Bola Berani Juara Cup I di Desa Lalong Kecamatan Tinangkung Utara, Selasa (23/6/2026).
Meski begitu, dia secara tegas mengatakan bahwa Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah membuka sistem tender multiyear bagi pihak ketiga mana pun yang berani berinisiatif melakukan perbaikan termasuk Salakan – Sambiut, khususnya antara Boniton dan Tonuson.
“Untuk ruas Salakan – Sambiut, khususnya Boniton – Tonuson masih terkendala keterbatasan anggaran, tapi kita bisa pakai sistem tender multiyear, sehingga kontraktor mana pun yang saat ini siap melakukan perbaikan, saya berani jamin anggarannya,” jelasnya.
Langkah itu diambil pemerintah provinsi sebagai upaya untuk mempercepat penanganan kerusakan berat, terutama jalan yang menjadi akses penting pendukung kegiatan ekonomi masyarakat.
Meski begitu, jika hingga akhir tahun 2026, belum ada pihak ketiga yang masuk dalam sistem tender multiyear itu, ia berjanji, pihaknya akan mengupayakan penganggarannya pada APBD-Perubahan tahun 2026.
“Sekali lagi saya tegaskan, saat ini anggaran untuk perbaikan jalan masih terbatas, tapi kalau ada pihak ketiga yang mau menggunakan dana perusahaannya dulu untuk perbaikan ruas Salakan – Sambiut, maka saya siap jamin ketersediaan anggarannya ke depan,” tegas Anwar Hafid.
Di daerah lain pun, tambahnya, masih terdapat beberapa ruas yang kerusakannya jauh lebih parah dari ruas Salakan – Sambiut, terutama di wilayah Balantak, sehingga pemerintah provinsi masih memfokuskan perbaikan penganggaran ke daerah lain.
Harapanya, masyarakat tetap bersabar, karena ia berjanji hingga akhir tahun 2029, semua ruas jalan provinsi telah selesai perbaikan. (Rif)








