SALAKAN POST, SALAKAN – Warga Kota Salakan, Kabupaten Banggai Kepulauan (Bangkep) pada Minggu pagi (18/1) dikejutkan dengan peristiwa kebakaran yang terjadi di Desa Tompudau, Kecamatan Tinangkung.
Peristiwa yang diperkirakan terjadi sekitar pukul 05.00 WITA tersebut diketahui setelah warga menyaksikan kobaran api yang tiba-tiba membesar di tingkat dua rumah milik seorang warga bernama Tommy Mangadang.
Pemadam Kebakaran (Damkar) Sat Pol PP Bangkep yang menerima laporan pada pukul 05.32 WITA langsung bergegas ke lokasi kejadian yang berlokasi tepat di Jalan Kri Teluk Bayur.
Dalam upaya pemadaman, Damkar yang mendapat bantuan dari sejumlah instansi dan lembaga, mulai dari TNI, Polri, BPBD, PMI, PDAM, Tagana, PLN dan masyarakat berhasil memadamkan api dalam waktu lebih dari tiga jam.
Sekretaris Pol PP, Martomi Panggili yang memimpin langsung operasi Damkar menuturkan, pemilik rumah saat kejadian sedang bepergian ke luar kota sekeluarga. Sehingga, peristiwa baru diketahui warga, saat amukan api telah melalap seluruh sisi bangunan lantai dua rumah.
“Pemilik rumah sekeluarga waktu kejadian, sedang berada di luar kota. Sehingga, peristiwa itu diketahui ketika apinya sudah merembet ke semua sisi bangunan lantai dua,” tutur Tomi sapaan Martomi Panggili.
Dia menjelaskan, api terhitung cukup cepat merembet ke seluruh sisi lantai dua, dikarenakan bangunannya bermaterialkan kayu dan bahan mudah terbakar lainnya.
Beruntung, kata dia, kondisi cuaca pagi itu dalam keadaan teduh tanpa tiupan angin kencang. Dengan begitu kobaran api hanya menjulang ke atas dan tidak merembet ke bangunan rumah warga lain.
“Bersyukur cuaca dalam kondisi teduh, sehingga posisi api hanya menjulang ke atas, sehingga tidak merembet ke rumah warga lain yang ada di samping rumah yang terbakar,” jelasnya.
Dia juga megaku bersyukur, api berhasil dipadamkan sebelum melalap isi bangunan pada lantai satu, yang terdiri dari tokoh peralatan motor dan bengkel.
Belum dikerahui secara pasti penyebab utama kebakaran itu, namun dugaan sementara, hal itu dipicu korsleting arus listrik. Hingga kini Inafis Polres Bangkep masih menyelediki penyebab pastinya.
Tidak ada korban jiwa dari peristiwa kebakaran ini, namun kerugian material hampir dipastikan mencapai ratusan juta rupiah. (**/Rif)








