Rapat Kerja Kemitraan Komisi III DPRD Bangkep Evaluasi Kinerja OPD Terkait PAD

oplus_1024

SALAKAN POST, SALAKAN – Komisi III DPRD Kabupaten Banggai Kepulauan (Bangkep) bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang menjadi mitra kerjanya di eksekutif menggelar rapat kerja kemitraan, Rabu (29/4).

Bacaan Lainnya

Rapat yang berlangsung di Ruang Kerja Komisi III itu, dipimpin langsung Wakil Ketua II selaku koordinator Komisi, Suhardin Sabalino.

Ketua komisi III (Nancy Dunda), bersama anggotanya, antara lain Hurcarlos, Harianto L. Sadardi, Alman Djula, dan Atriani Marta Saki hadir dalam rapat yang dibagi dalam dua sesi tersebut, yakni sesi pagi tiga OPD dan Siang tiga OPD.

Rapat yang merupakan tindak lanjut kinerja Pansus LKPJ Bupati tahun 2025 itu, difokuskan pada evaluasi dan realisasi program kerja OPD dalam memanfaatkan sumber-sumber daya lokal dalam semangat peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Suhardin Sabalino mengakui bahwa hingga saat ini masih banyak sumber kekayaan daerah yang belum dikelola secara optimal untuk mendongkrak PAD. Hal itu tergambar dari laporan yang disampaikan masing-masing OPD.

“Tentu hal ini, harus terus menjadi perhatian serius kita selaku penyelenggara pemerintahan melalui beragam inovasi dalam semangat meningkatkan pendapatan asli daerah,” kata Suhardin Sabalino.

Sejumlah kepala OPD yang hadir mengakui hal itu, sebagaimana diungkapkan Kepala Bappenda, Hengky Dilengan. Dia menjelaskan, pemerintah daerah dalam upaya peningkatan PAD seringkali terkendala dua hal, yakni regulasi dan sarana pelayanan yang terbatas.

“Penarikan retribusi semestinya didahului pembangunan sarana pelayanan yang kemudian diperkuat dengan regulasi berupa perda atau perbup. misalnya, tempat pelelangan ikan. Misalnya, tempat pelelangan ikan. Di sana, pemda wajar menarik retribusi karena sarana pelayanannya sudah dibangun,” ungkapnya.

Menanggapi itu, Nancy Dunda menegaskan bahwa di tengah kebijakan efisiensi anggaran saat ini, pemerintah daerah dituntut harus memperkuat kemandirian fiskal.

Pemerintah Daerah tidak semestinya terus bergantung pada dana transfer sebagai satu-satunya sumber pembiayaan pembangunan.

“Sehingga berbagai kendala yang telah disampaikan teman-teman OPD harus bisa memicu semangat kita untuk terus berupaya mencari solusi atas hal itu. Daerah kita kaya, dan saya yakin kita masih punya banyak inovasi untuk mengatasi kendala itu,” ujarnya. (Rif)

Pos terkait