SALAKAN POST, SALAKAN – Masa jabatan anggota DPRD Kabupaten Banggai Kepulauan periode 2019-2023 sebentar lagi akan berakhir. Namun gagasan mereka dalam memperjuangkan kepentingan masyarakat telah direalisasi dalam berbagai kebijakan.
Sekretaris Komisi II DPRD, Moh Iqbal Laiti misalnya. Selama menjabat, dirinya terus mendorong agar kebijakan pemerintah daerah lebih diarahkan pada program-program yang manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
Sepanjang menjalankan fungsinya, anggota legislatif Dapil I Partai Gerindra itu lebih banyak menaruh perhatiannya pada hak-hak dasar masyarakat untuk memperoleh penghidupan yang layak. Salah satunya, hak untuk mendapatkan lingkungan yang baik dan sehat.
Program yang didorongnya dalam hal ini adalah pembangunan dan penataan rumah layak huni. Tujuannya, untuk mengurai masalah kekumuhan yang dialami sebagian warga Desa Bongganan selama bertahun-tahun.
Selain pemenuhan hak-hak dasar masayarakat, Mohammad Iqbal juga berfokus pada infrastruktur bagi masyarakat di kawasan pemukiman kumuh. Itu dilakukan dengan memastikan pembangunan Jalan Rabat untuk warga Desa Bongganan, khususnya di komplek pekuburan.
Di bidang infrastruktur lainnya, Sekretaris Fraksi Gerindra itu juga telah memperjuangkan pengadaan lampu jalan di Desa Bongganan tahun 2022.
Di bidang pemberdayaan masyarakat, Moh Iqbal secara konsisten memberikan perhatian terhadap peningkatan pendapatan nelayan-nelayan tangkap. Hal itu dilakukan dengan mendorong pengadaan sarana penangkapan ikan.
Bahkan hingga di akhir masa jabatannya, beberapa kelompok Nelayan tangkap di dapil I masih memperoleh bantuan perahu dan katinting. Sehingga terhitung ratusan Nelayan tangkap di daerah pemilihannya sudah terbantu atas inisiasi itu.
Bukan nelayan tangkap saja, profesi lainnya seperti pengusaha mebel, pengusaha bengkel, dan penjahit juga keciprat bantuan berupa fasilitas sebagai hasil perjuangan anggota legislatif kelahiran Desa Bongganan itu.
Bahkan di bidang olahraga dia sempat mengusulkan pembangunan lapangan voly di Desa Bongganan. Hal itu dilakukan untuk memberikan dukungan pada peningkatan sumber daya manusia di bidang olahraga bola voli.
Sayangnya, tidak semua upayanya berjalan mulus, sebab pemerintahan daerah Bangkep di periode ini diperhadapkan dengan tantangan cukup berat, seperti bencana non alam Covid-19 tahun 2020.
Hal itu kemudian mengakibatkan dilakukannya pergeseran anggaran besar-besaran untuk penanganan Covid-19, tanpa terkecuali program yang telah didorong oleh Iqbal Laiti dan rekan-rekannya yang lain di DPRD
Pada tahun anggaran 2024, Moh Iqbal Laiti kembali mendorong kebijakan daerah di bidang pendidikan dan Pemberdayaan masyarakat, mulai dari pembangunan ruang kelas baru SDN II Bongganan hingga bantuam sarana untuk pelaku Usaha Mikro kecil Menengah (UMKM).
Sekadar Informasi, selama 5 tahun Moh Iqbal telah memperjuangkan beberapa program yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.
- Pembangunan rumah layak huni dan jalan titian T.A 2020 Rp 6 milliar tidak terlaksana, karena refocusing pergeseran anggaran untuk Penanganan bencana non alam, Covid 19
- Pembangunan Rumah khusus dan jalan titian desa bongganan Rp.4,5 milliar T.A 2023 (batal di laksanakan)
- Pembangunan Lapangan volly Rp 170.000.000 Tahun Anggaran 2023 (batal di laksanakan)
- Pemangunan jalan titian Tahun Anggaran 2022
- Pembangunan jalan rabat pekuburan bongganan Tahun Anggaran 2022 & 2023
- Pengadaan Lampu jalan Tahun Anggaran 2022
- Pengadaan Perahu fiber & Mesin katinting Tahun Anggaran 2021,2022, hingga 2023.
- Alat mebel Tahun Anggaran 2022
- Alat Bengkel Las Tahun Anggaran 2022
- Alat mesin jahit Tahun Anggaran 2023
Sementara di Tahun Anggaran 2024, Mohammad Iqbal kembali memberikan perhatian pada sejumlah sektor, yakni pendidikan dan Pemberdayaan masyarakat.
- -Pembangunan Ruang Kelas baru (RKB) SDN 2 salakan di bongganan Rp 1,5 miliar
- -pengadaan Perahu fiber & mesin katinting desa bongganan 1 kelompok Rp 200.000.000
- -Bantuan sosial Alat menjahit desa bongganan 1 kelompok
- -bantuan sosial Alat UMKM desa bongganan 1 kelompok








