SALAKAN POST, SALAKAN – Inspektorat Kabupaten Banggai Kepulauan baru-baru ini meluncurkan (launching) sebuah tautan dalam rangka memberikan pelayanan efisien, efektif, dan terukur bagi masyarakat.
Peluncuran tautan bernama “Klinik Sahabat APIP” itu dibuka langsung oleh Bupati, Rusli Moidady didampingi Penjabat Sekretaris Derah, Suripto Nurdin, serta dihadiri Ketua Tim BPKP Provinsi Sulawesi Tengah, di Aula Kantor Inspektorat, Jumat (16/8).
Rusli Moidady mengatakan, salah satu pilar pemerintahan yang baik (Good Governance) ditandai dengan adanya sistem pengawasan dari penanganan aduan efektif, terpercaya, dan mudah diakses.
“Pemerintahan yang baik (Good Governance) hanya dapat dicapai jika para pemangku kepentingan memiliki sinergitas yang kuat, dan salah satu pilar pentingnya adalah adanya sistem pengawasan dari penanganan aduan yang efektif, terpercaya, dan mudah diakses,” kata Rusli.
Dengan berlatar belakang pada beberapa hal, mulai dari keterbatasan personil auditor atau SDM, fasilitas, anggaran, hingga soal efisiensi penanganan aduan masyarakat, Inspektorat kemudian berinovasi menciptakan Klinik Sahabat APIP sebagai solusi,
Setidaknya ada 4 tujuan Klinik tersebut diciptakan. Pertama, mendekatkan layanan pengawasan kepada masyarakat sehingga pengaduan dapat dikonsultasikan tanpa birokrasi yang rumit.
Kedua, meningkatkan kecepatan ketepatan respons terhadap setiap laporan atau pertanyaan. Ketiga, memberikan edukasi dan pembinaan, agar aparatur memahami aturan dan prosedur dengan benar
Dan keempat, membanguna kepercayaan publik bahwa pemerintah daerah benar-benar serius dalam mewujudkan tata kelola yang bersih dan berintegritas.
Klinik layanan ini merupakan bentuk realistis dari dua fungsi utama yang diperankan inspektorat, yakni Assurance memberi keyakinan bahwa penyelenggaraan pemerintahan berjalan sesuai aturan, dan Consulting, memberikan Pendampingan serta solusi perbaikan.
Dua fungsi ini memberikan pemahaman bahwa potensi Pendampingan dapat dicegah sejak dini.
“Karena itu, seluruh masyarakat untuk tidak takut melapor karena setiap aduan akan ditangani dengan prinsip kerahasiaan, profesionalitas, dan keadilan,” ujar Rusli.
Bupati Rusli mengaku mendukung upaya perubahan inovatif dari inspektur. Sebab dengan layanan ini diharapkan dapat mempermudah akses pengaduan ke Inspektorat sebagai pemilik layanan.
“Misalnya terkait keuangan, melalui layanan ini mungkin ada yang bisa dijelaskan tentang bagaimana pengelolaan keuangan di Banggai Kepulauan, sehingga isu-isu yang ada tidak liar, tetapi terkonfirmasi melalui klinik Sahabat APIP,” jelasnya.
Selain itu, Rusli menilai Klinik layanan yang diciptakan lnspektorat ini diciptakan dalam rangka mendukung sistem pemerintahan berbasis elektronik, yang akan meningkatkan indeks digitalisasi Kabupaten Banggai Kepulauan.
Dia berharap, klinik tersebut akan menjadi awal yang baik bagi terciptanya pemerintahan yang bersih melayani dan terpercaya di Bangkep.
“Mari kita jadikan ini sebagai momentum untuk memperkuat semangat anti korupusi, membangun budaya kerja yang profesional, dan meningkatkan kepentingan masyarakat di atas segalanya,” tandasnya.
Sebagai informasi, untuk mengakses Klinik Sahabat APIP, masyarakat pengadu atau aparat pemerintah yang hendak berkonsultasi soal pengelolaan keuangan, cukup klik http://bitly/4fGqmw. (Rif)








