Disnaker Bangkep Gelar Pelatihan Vokasi, Pj Bupati Apresiasi Kinerja Panitia

CAPT : Foto bersama usai pembukaan pelatihan Vokasi dan Produktifitas yang Diselenggarakan oleh Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Banggai Kepulauan di Loka Latihan Kerja Mondopulian, Senin (29/5). [FOTO : RIFAN/SALAKANPOST]

SALAKAN POST, SALAKAN – Panitia Pelatihan Vokasi dan Produktifitas yang diselenggarakan Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) di Loka Latihan Kerja (LLK) Mondopulian Desa Saiyong Kabupaten Banggai Kepulauan (Bangkep) menuai apresiasi dari Pj Bupati, Ihsan Basir.

Apresiasi itu disampaikan Pj Bupati dalam sambutannya yang dibacakan Sekretaris Daerah, Rusli Moidady pada acara pembukaan yang digelar di Gedung LLK Mondopulian Desa Saiyong, Kecamatan Tinangkung, Senin (29/5).

Bacaan Lainnya

“Saya selaku pimpinan pemerintah kabupaten banggai kepulauan dan pribadi, saya menyampaikan apresiasi yang tinggi atas tekad dan kinerja panitia pelaksana yang dalam hal ini Dinas Ketenagakerjaan,” kata Pj Bupati

Apresiasi itu diberikan Pj Bupati agar Dinas Ketenagakerjaan terus menyediakan program pelatihan, guna menyediakan produktifitas dan daya saing tenaga kerja masyarakat banggai kepulauan.

Latihan peningkatan kompetensi tenaga kerja dan produktifitas serta sertifikasi oleh UPT Loka Latihan Kerja Mondopulian berorientasi pada kesempatan pertama ini menyasar pada tiga bidang, yaitu jahit menjahit (garment), Tata Rias, dan Pelatihan Komputer,

Total peserta sebanyak 48 orang, dengan pembagian peserta 16 orang perbidang pelatihan dan dipilih berdasarkan minat atau bidang pekerjaan yang telah ditekuni.

Latihan ini berbasis pada kompetensi kerja termasuk di dalamnya etos kerja dan profesionalisme. Olehnya itu, Pj Bupati berharap kepada para peserta untuk benar-benar memanfaatkan peluang ini selama kurang lebih 20 hari Latihan.

Selain itu, Pj Bupati menghendaki agar para peserta pelatihan dapat menyerap keterampilan dan setiap informasi dapat diterima dengan baik dan bisa diaplikasikan pada bidang pekerjaan,”  

“Harapan saya, dengan terlaksananya kegiatan ini, maka secara bertahap, masyarakat, terutama yang berusia produktif, dapat semakin siap dalam dunia kerja, atau menjadi mandiri, bahkan dapat membuka lapangan kerja yang pada akhirnya dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” jelasnya.

Kepala Dinas Ketenagakerjaan, Suripto Nurdin saat menyampaikan laporan menyebut, angka pengangguran di Bangkep lebih besar dari yang tercatat di BPS. di BPS, jumlah pengangguran terhitung hanya sekira 1000 orang.

Sekretaris Daerah, Rusli Moidady saat mengecek sarana pelatihan

Fakta sebenarnya di lapangan, lanjut dia,hanya dari 16 SMK di Bangkep saja, jumlah lulusan terhitung mencapai 500 orang tiap tahun.  

“Padahal harapan para orang tua menyekolahkan anaknya di SMK adalah bisa bekerja setelah lulus. tapi yang terjadi pengangguran terbuka paling banyak saat ini, dari SMK. Hanya sekitar 10 persen lulusan SMK yang terserap di dunia industry dan dunia usahan lainnya,” sebutnya.

Olehnya itu, pemerintah terus menggenjot peningkatan Lembaga Latihan kerja. Sebab dunia usaha dan dunia industry dinilai Suripto tidak sesuai dengan jurusan yang ada di SMK.

Di dunia usaha dan industry saat ini pun, bukan hanya mempersyaratkan ijazah, melainkan lebih dari itu yakni sertifikat kompetensi yang dikeluarkan oleh pemerintah. Sehingga peserta pelatihan di LLK Mondopulian ini akan mendapat dua sertifikat., yaitu sertifikat kelulusan dan sertifikat kompetensi. (Rif)

Pos terkait