CAPT : Pemerintah Kecamatan Buko Selatan dan Blue Alliance Indonesia menggelar Sosialisasi Data Hasil Tangkapan Ikan yang dihadiri langsung Kepala Dinas Perikanan, Dr. Ir. Ferdy Salamat, ST.,M.Si.,IPM di BPU Kantor Camat Buko Selatan, Kamis (20/2). [FOTO : ISTIMEWA]
SALAKAN POST, SALAKAN – Tata kelola perikanan dan kelautan yang terukur merupakan langkah yang harus ditempuh untuk menjamin peningkatan produksi secara berkelanjutan.
Terkait hal itu, Blue Alliance Indonesia bersama Pemerintah Kecamatan Buko Selatan pada Kamis (20/2) menggelar sosialisasi Pendataan Hasil Tangkapan Ikan yang dihadiri langsung Kepala Dinas Perikanan, Ferdy Salamat.
Ferdy menjelaskan, pendataan hasil tangkapan ikan merupakan bagian dari inisiatif Komite Pengelolaan Perikanan dan Pesisir Lestari (KP3L) yang sudah tercantum dalam RAD KP3L.
“Jadi sosialisasi ini, merupakan tindak lanjut keputusan rapat kerja KP3L, yang inisiasi divisi sumber daya ikan dan alat tangkap, Yayasan Blue Alliance Indonesia di luwuk sebelumnya,” kata Ferdy
Dia menjelaskan, dalam pengelolaan perikanan yang berkelanjutan, data tangkapan ikan wajib diadakan untuk mengukur dampak pengelolaan, serta dapat dijadikan bahan untuk merumuskan program kebijakan kedepannya.
Selain itu, data yang diperoleh juga bisa dijadikan bahan untuk mengkaji dan mengukur pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.
Pendataan tangkapan ikan dalam perencanaannya, akan dilakukan secara rutin, menyeluruh dan bertahap di semua desa yang terletak di kawasan pesisir dimulai Bangkep.
“Pendataan dari perairan Kecamatan Buko Selatan, Kawasan Konservasi Perairan atau Marine Protected Area (MPA) Banggai XIIA yang meliputi wilayah seluas 61.446,6 hektar, mulai dari Kawasan Pulau Banyak, Pulau Sombuan, Rep Solan Moloas, Rep Totongan dan Rep Merpati,” tutup Ferdy. (Rif)








