Gelar Orientasi PPPK, PJ Bupati Bangkep Tekankan Soal Sikap Kepegawaian

CAPT : Foto bersama Pj Bupati Banggai Kepulauan, Ihsan Basir didampingi Kepala BKPSDM (Marjam Ibaad), Staf Ahli (Iswan Saleh) dan Asisten Setda I (Tommy B. Luasusun) bersama peserta Orientasi PPPK usai acara pembukaan, Senin (28/8). [FOTO : RIFAN/SALAKAN POST]

SALAKAN POST, SALAKAN – Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan (Bangkep) melaksanakan Orientasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahun 2023, Senin (28/8).

Orientasi PPPK dilaksanakan berdasarkan Peraturan Kepala Lembaga Adminstrasi Negara Nomor 15 tahun 2020 tentang Pelaksanaan Pengembangan Kompetensi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja.

Bacaan Lainnya

Pj Bupati, Ihsan Basir hadir dan membuka langsung kegiatan yang bertempat di Auditorium Bappeda dan Litbang itu.

Ihsan Basir dalam sambutannya lebih menekankan sikap kepegawaian. Menurutnya, sosok PPPK diwujudkan dengan sikap perilaku penuh kesetiaan, ketaatan kepada negara, bermoral, bermental baik, professional, serta mampu menjadi perekat persatuan dan kesatuan bangsa.

“Saya berharap sebagai pegawai pemerintah di lingkung pemerintahan kabupaten banggai kepulauan, bapak dan ibu dapat menjaga sikap dan moralitas serta marwah daerah baik saat jam kerja, maupun di luar jam kerja,” kata Ihsan Basiir.

Sikap dan perilaku sebagai seorang PNS dan PPPK menurut Pj Bupati sudah diatur dalam peraturan dan perundang-undangan.

Konsistensi pelayanan kepada masyarakat, disiplin waktu, tanggung jawab dalam pekerjaan, serta kompetensi juga dipertegas Pj Bupati dalam kesempatan itu.

Pemerintah daerah, lanjut Ihsan Basir, sangat berharap kegiatan orientasi kali ini bisa melahirkan berbagai program-program inovatif di lingkungan Pemerintahan Banggai Kepulauan.

“karena itu, saya berharap di masa orientasi ini, bapak-ibu bisa berkolaborasi dan berorientasi bersama-sama untuk menjadikan Kabupaten Banggai Kepulauan lebih baik dan maju.

Pj Bupati juga meminta PPPK dalam kegiatan itu untuk segera menyesuaikan diri dengan lingkungan keraja, karena banyaknya tugas yang harus dilaksanakan. (Rif)

Pos terkait