Debut di LDWN : Lukpanenteng Langsung Masuk 15 Besar Kategori I

CAPT : Foto bersama, Muhamad Aris Susanto, Kepala Dinas PMD Banggai Kepulauan, dan jajarannya, Pendamping Kabupaten, bersama Tim Verifikasi Lapangan LDWN 2023 usai melakukan penjemputan di Paisupok, Lukpanenteng, Bulagi Utara, Jumat (10/11) [FOTO : ISTIMEWA]

SALAKAN POST, SALAKAN – Debut Kabupaten Banggai Kepulauan (Bangkep) dalam Lomba Desa Wisata Nusantara (LDWN) tahun 2023 ini, ternyata berbuah manis.

Betapa tidak, Lukpanenteng, yang diusung dalam ajang tahunan Kemendes PDTT itu sukses menduduki peringkat terbaik kategori I bersama 14 desa lainnya di Indonesia.

Raihan itu tidak lepas dari Kerja sama apik antara Pemerintah Desa Lukpanenteng, Pemerintah Kecamatan Bulagi Utara, dan Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD), Muhamad Aris Susanto mengaku bangga atas capaian itu. namun ia mengaku, belum puas. Sebab desa lainnya pun harus bisa meraih capaian yang sama di tahun-tahun selanjutnya.

“Sangat membanggakan, karena ini pertama kali Banggai Kepulauan ikut. Tapi tentu kita belum memuaskan Sebab desa lain harus bisa seperti lukpanenteng kedepannya,” kata Moh Arisusanto.

Hal itu sebagaimana diumumkan Kemendes PDTT dalam berita acara hasil akhir penilaian presentasi, wawancara, dan verifikasi yang tertanggal, 15 November 2023.

Dalam pengumuman itu, 15 desa (Desa Sangat Tertinggal, Tertingal, dan Berkembang) yang lolos hingga tahap akhir dan meraih perangkat terbaik pada kategori I berhak mendapat penghargaan.

Demikian, untuk desa dengan status maju dan mandiri yang lolos hingga tahap akhir dan meraih perangkat terbaik pada kategori II.

Peserta yang dinyatakan masuk perangkat kategori akan diundang, menerima penghargaan pada malam apresiasi pemenang LDWN tahun 2023, di Desa Senggigi, Lombok Barat, Provinsi Nusa Tenggara Barat.

Capaian ini membanggakan, ucap Aris sapaan Muhammad Arisusanto, sebab Lukpanenteng menjadi satu dari dua desa di Sulawesi yakni Desa Waetuwo, Wajo Sulawesi Selatan, yang meraih perangkat terbaik di kategori I.

Terlebih, seleksi dimulai dari ratusan desa, yang kemudian tersisa 45 desa pada tahap seleksi wawancara, hingga menyisakan 15 desa untuk tahap verifikasi lapangan.

“Karena itu, saya berterima kasih atas dukungan dari Pj Bupati, Sekretaris Daerah, OPD terkait, pandamping desa Kecamatan dan kabupaten, dan tentunya pemerintah desa Lukpanenteng beserta BPD termasuk bumdes, pokdarwis, lembaga adat, pkk serta pemerintah mec bulagi utara, Kapolsek bulagi dan danramil bulagi,” ucapnya.

Dilansir dari laman resmi LDWN, ldwn2023.com, lomba tahun 2023 ini memperebutkan hadiah sebesar Rp 1 Miliar. (Rif)

Bacaan Lainnya

Pos terkait